Keadilan dan kedamaian sebagai cita-cita setiap manusia dari zaman ke zaman senyatanya tidak selalu terwujud. Di setiap kurun, sejarah selalu mencatat adanya ketidakadilan dan tercerabutnya kedamaian dari kehidupan. Tak jauh beda dengan kehidupan kita zaman ini. Semakin hari semakin kita rasakan bahwa penderitaan dan perpecahan lebih mendominasi alur kehidupan kita baik sebagai masyarakat sebuah negara maupun sebagai masyarakat dunia. Banyak manusia yang mendambakan terciptanya keadilan dan terwujudnya perdamaian seolah semakin putus asa. Mendambakan hal sedemikian terwujud seolah hanya mimpi yang akan lenyap tatkala mata terbuka. Bahkan kita yang merasa terlalu lemah sebagai manusia, tak jarang kemudian menjadi seperti apa yang digambarkan oleh Khalil Gibran dalam puisi yang pernah dinyanyikan oleh Band Dewa 19; "...bahwasanya mereka berkuasa, di atas tangis dan sebuah kekalahan, tapi Dia yang Maha Berkuasa. Kaulah (Jibril) persembahan dari surga, berilah aku s...