KESEDERHANAAN
Sajak Sederhana Untuk-MU
Ingin selalu kepersembahnkan kepada-Mu
sajak-sajak sederhana
pikiran-pikiran yang sederhana
perasaan-perasaan dan hasrat yang sederhana..
Sebab hidup ini pun sederhana saja
aku dilahirkan secara sederhana
dari rahim ibuku yang sederhana
dari rahim Iradat-Mu yang sederhana..
Doaku kepada-Mu ialah
agar Kau bantu aku
di dalam memenangkan pertarungan
melawan segala kesia-siaan..
Terima kasih bahwa aku merasa jijik
terhadap cita-cita dunia yang muluk
dan senantiasa berusaha mengurangi
semangat terhadap yang serba gemerlapan..
Kau lepaskan Adam ke bumi
beserta anak turunnya
aku tahu itu untuk menguji
apakah ia dewasa memahami kemerdekaannya..
Jika nanti aku selesai
menjalani tugas ini
kuharap mulutku tidak kelu
ketika mengucap nama-Mu..
Tuhan, ambillah aku
sewaktu-waktu
kematianku hendaknya sederhana saja
orang-orang menguburku hendaknya juga dengan sederhana saja
(Emha Ainun Nadjib)
*****
Lingkar Maiyah Banyuwangi "RAMPAK OSING"
Sajak Sederhana Untuk-MU
Ingin selalu kepersembahnkan kepada-Mu
sajak-sajak sederhana
pikiran-pikiran yang sederhana
perasaan-perasaan dan hasrat yang sederhana..
Sebab hidup ini pun sederhana saja
aku dilahirkan secara sederhana
dari rahim ibuku yang sederhana
dari rahim Iradat-Mu yang sederhana..
Doaku kepada-Mu ialah
agar Kau bantu aku
di dalam memenangkan pertarungan
melawan segala kesia-siaan..
Terima kasih bahwa aku merasa jijik
terhadap cita-cita dunia yang muluk
dan senantiasa berusaha mengurangi
semangat terhadap yang serba gemerlapan..
Kau lepaskan Adam ke bumi
beserta anak turunnya
aku tahu itu untuk menguji
apakah ia dewasa memahami kemerdekaannya..
Jika nanti aku selesai
menjalani tugas ini
kuharap mulutku tidak kelu
ketika mengucap nama-Mu..
Tuhan, ambillah aku
sewaktu-waktu
kematianku hendaknya sederhana saja
orang-orang menguburku hendaknya juga dengan sederhana saja
(Emha Ainun Nadjib)
*****
"Khoirul umur awsathuha", dawuh Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Sebaik-baik perkara adalah yang sedang-sedang saja. Dalam bahasa kita biasa kita kenal 'sederhana'. Sederhana berbeda dengan menyederhanakan, meski pada esensinya keduanya sangat berhubungan. Sederhana itu tidak berbelit-belit, sementara menyederhanakan adalah membuat sesuatu yang berat menjadi ringan.
"Hidup sudah susah, jangan dibikin susah." Jargon ini sangat sering kita dengar di masyarakat. Ya, memang jika kita terbiasa memperumit hidup yang sudah rumit ini maka ila yaumil akhir pun kita akan sulit mendefinisikan kebahagiaan.
Sebagai guru dan orang tua, Mbah Nun sering mengajarkan kepada kita, anak-cucu dan murid beliau agar menjalani hidup ini sederhana saja asal tidak kehilangan jati diri. Jangan melihat sesuatu melebihi fungsinya, maka kau tidak akan diperbudak oleh apa pun.
Ketika kita membeli baju dengan harga Rp. 300.000, lalu kita hanya mengenakannya pada momen-momen tertentu karena harganya mahal, maka sebenarnya kita sudah diperbudak oleh benda. Dan manusia tipe seperti ini adalah sasaran empuk kapitalisme. Kita bekerja keras siang malam untuk mengumpulkan uang 30jt agar bisa membeli motor dengan merk tertentu lalu kita menjaganya siang malam dan hanya mengendarainya saat menuju tempat atau acara tertentu, sementara untuk rutinitas sehari-hari kita menggunakan motor yang harganya 10jutaan, maka saat itu kita telah jatuh kedalam perangkap kapitalisme dan diperbudak oleh buah-buah kapitalisasi.
Bermaiyah salah satunya adalah belajar menjadi manusia yang berdaulat pada diri sendiri. Kita tidak mungkin mampu merubah dunia sementara terhadap keinginan-keinginan sendiri saja kita tidak berdaulat. Mulailah dari hal yang sederhana, jalani dengan kesederhanaan. Maka ketika pola hidup sederhana itu sudah membumi, dengan sendirinya nilai-nilai kapitalisme pelan-pelan akan tergerus dari gaya hidup kita. Dan saat itulah mimpi kita mendobrak hegemoni kapitalisme menjadi niscaya untuk terwujud.
Mbah Nun sudah mengajarkan kita kesederhanaan dan bagaimana menyederhanakan. Jika kita bisa menyerap esensinya lalu pelan-pelan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita, kita akan mengerti makna kalimat unik dari Gus Dur yang begitu terkenal "gitu aja kok repot!"
Lingkar Maiyah Banyuwangi "RAMPAK OSING"
Edisi 13, Selasa 14 Maret 2017.

Komentar
Posting Komentar