NGRUMAT HADIAH
'Amul huzn adalah tahun kesedihan dimana Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditinggalkan oleh dua pilar perjuangannya, yaitu istri tercinta beliau Sayyidah Khadijah dan paman beliau yang menjadi benteng dari serangan kaum musyrikin Makkah, Abu Thalib. Untuk memberikan kekuatan dan ketenangan kepada KekasihNya, Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan Jibril 'alaihissalam untuk 'menjemput' Sang Kekasih dan mengajaknya menghadap secara langsung ke Sidratil Muntaha.
Perjalanan malam yang didahului dengan prosesi pembedahan dada Rasulullah oleh dua orang malaikat untuk membersihkan kotoran-kotoran dari hati manusia suci ini kemudian disebut dengan peristiwa isra' mi'raj. Sebuah perjalanan fenomenal yang melahirkan ribuan cerita dan kontroversi hingga saat ini. Tapi satu hal yang disepakati oleh semua ulama, bahwa dari perjalanan suci ini Allah memberikan 'hadiah' berupa shalat kepada umat Nabi Muhammad.
Shalat merupakan sarana bagi kita untuk bercakap-cakap, bercinta, berkeluh kesah, dan bermesraan langsung dengan Dzat yang menggenggam jiwa kita. Orang yang melaksanakan shalat adalah orang ngrumat hadiah, orang yang mendirikan shalat adalah orang yang mendapat kemenangan. Sebagaimana sebuah kalimat seruan dalam adzan "hayya 'alal falah", mari kita menuju kemenangan.
Setiap gerakan dan bacaan di dalamnya mengandung 'misteri' yang hanya Allah sendiri yang tahu maksudnya. Maka, tak perlulah kita terlalu sibuk berusaha melogikakan bahwa gerakan ini artinya begini dan akan melahirkan hikmah seperti ini. Karena hal-hal seperti itu justru akan memalingkan kita dari tujuan utama kita melaksanakan shalat, bermesra dengan Allah. Kerjakan saja, resapi, nikmati. Maka pelan-pelan Allah akan membuka sedikit demi sedikit tabir misteri itu sesuai dengan kadar kemampuan kita. Ada 'kejutan' dari 'kado' yang bernama shalat ini yang tidak bisa diceritakan kepada siapa pun, namun hanya bisa dirasakan oleh orang yang benar-benar berusaha menyingkap 'bungkusnya'.
Lingkar Maiyah Banyuwangi, RAMPAK OSING
Edisi #15, 02 Mei 2017
Edisi #15, 02 Mei 2017

Komentar
Posting Komentar